Jumat, 20 Juni 2014

Human Life Domains 2: Education, Health, Environment


Education 
Sociological Perspectives on Education
Pandangan Fungsionalis :
  • Fungsi Manifest meliputi:
     Transmisi pengetahuan
Pencurahan status
  • Fungsi laten meliputi:
      Mengirimkan budaya Mengekspos orang muda untuk keyakinan yang ada, norma, dan nilai-nilai budaya mereka
Mempromosikan integrasi sosial dan politik :
Identitas umum dan integrasi sosial dipupuk oleh pendidikan berkontribusi terhadap stabilitas sosial dan konsensus
Mempertahankan kontrol sosial :
Sekolah mengajar siswa ketepatan waktu, disiplin, penjadwalan, dan kebiasaan kerja yang bertanggung jawab, dan bagaimana bernegosiasi melalui organisasi birokrasi
Menjabat sebagai agen perubahan :
Sekolah berfungsi sebagai pertemuan tanah di mana orang dapat berbagi keyakinan tentang khas dan tradisi
Pandangan Konflik :
 Pendidikan merupakan instrumen dominasi elite.Sekolah mensosialisasikan siswa ke dalam nilai-nilai yang   kuat
  The Hidden Curriculum : Standar perilaku yang dianggap tepat oleh masyarakat diajarkan halus di sekolah 
-Credentialism : Peningkatan tingkat terendah pendidikan yang dibutuhkan untuk memasuki lapangan
Pandangan  Interaksionis :
 Pelabelan dan rasaterpenuhi nubuat yang menyarankan jika kita memperlakukan orang dengan cara tertentu, mereka dapat memenuhi harapan kita.
Birokratisasi Sekolah 
 Weber mencatat lima karakteristik birokrasi:
-Pembagian kerja
-Hirarki kewenangan
-Aturan dan peraturan tertulis
 
       -Sifat umum   
       -Kerja berdasarkan kualifikasi teknis

Health and the Environment
 Sociological Perspectives on Health and Illness
Kesehatan: "Bagian lengkap fisik, mental, dan kesejahteraan sosial, dan bukan hanya tidak adanya penyakit dan kelemahan" (Leavell dan Clark 1965:14)
 Functionalist Approach
"Menjadi sakit" harus dikontrol sehingga tidak terlalu banyak orang yang dibebaskan dari tanggung jawab sosial mereka 
Peran Sakit: harapan Masyarakat tentang sikap dan perilaku seseorang dipandang sebagai sakit.
 Conflict Approach
Medikalisasi masyarakat: Tumbuh peran obat sebagai lembaga utama kontrol sosial
Inequalities in Health Care
 Brain drain: Imigrasi bangsa industri lainnya AS dan pekerja terampil, profesional, dan teknisi
Interactionist Approach
 
Studi peran yang dimainkan oleh perawatan kesehatan profesional dan pasien
 Labeling Approach
 
Sebutan sehat dan sakit umumnya melibatkan definisi sosial
 
 Social Epidemiology and Health
 
  •       Epidemiologi sosial: Studi distribusi penyakit, gangguan, dan status kesehatan umum di seluruh populasi
  •      Insiden: Jumlah kasus baru gangguan spesifik yang terjadi di dalam populasi tertentu selama periode waktu yang dinyatakan, biasanya satu tahun
  •      Prevalensi: Jumlah kasus gangguan spesifik yang ada pada waktu tertentu
  •      Tingkat morbiditas: terjadinya Penyakit yang datanya berhasil ditunjukkan sebagai tingkat atau jumlah laporan per 100.000 orang 
  •       Tingkat kematian: Insiden kematian pada populasi tertentu
Mental Illness in the United States
 Penyakit medis:Gangguan otak yang mengganggu pemikiran seseorang, perasaan, dan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain
 Theoretical Models of Mental Disorders
  •       Model medis: penyakit mental yang berakar pada penyebab biologis yang dapat diobati melalui intervensi medis
  •      Teori Labeling: penyakit mental bukan merupakan "penyakit" karena masalah individu timbul dari hidup dalam masyarakat
 Human Ecology
 Ekologi manusia: hubungan timbal balik antara manusia dan pengaturan spasial dan lingkungan fisik
 
 Conflict View of the Environmental
  •      Modernisasi ekologi: Penyelarasan yang menguntungkan praktik lingkungan dengan kepentingan ekonomis melalui adaptasi konstan dan restrukturisasi??
  •      Keadilan lingkungan: Tuntutan hukum bahwa ras minoritas secara tidak proporsional terkena bahaya lingkungan
 
Sumber :
Binus Maya. Human Life Domains 2: Education, Health, Environment.Diambil pada 20 Juni 2014,dari http://binusmaya.binus.ac.id
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar