Rabu, 11 Juni 2014

Melihat Kritis Pernikahan Beda Agama Dalam Sosiologis dan Filsafat Manusia

Perbedaan agama dalam pernikahan memang akan mengalami permasalahan serius sesudah atau sebelum itu.Karna agama adalah hal tersuci dan tertinggi dalam suatu kehidupan,dan apabila ada perbedaan didalamnya maka akan dikhawatirkan akan menimbulkan masalah apalagi dalam ikatan pernikahan.Namun,mulai banyak pula pernikahan antara agama yang berbeda ini.Hal ini memicu kontroversi dan permasalahan.Lebih mengutamakan cinta dan kebahagiaan atau agama?Terkadang memang kita tidak dapat memilih kedua jawaban bersamaan dimana hanya ada ya atau tidak.Terkadang ada pasangan yang mengesampingkan agama dan memilih cinta dan kebahagiaan atau sebaliknya.Tergantung pada pribadi orang itu sendiri.Walau hal ini masih menjadi minoritas dinegara kita,namun hal ini kadang menarik untuk disimak.Lihat saja banyak artis yang menikah berbeda agama tetap mempertahankan agama masing masing atau salah satunya mengikuti pasangannya.Hal ini memang tidak mudah,mengingat kedua hal ini adalah suci tidak dapat dipermainkan.
Dalam sisi sosiologi,ini dapat dilirik dalam Perspektif Fungsionalis,dimana ia menekankan cara bagian dari suatu masyarakat yang terstruktur untuk menjaga stabilitas.Ya,stabilitas keagamaan.Bayangkan,apabila 2 orang yang berbeda agama memiliki seorang anak.Kemanakah anak itu akan memilih? Hal ini mungkin akan menimbulkan permasalahan apabila tidak ada perjanjian diantara pasangan itu.Dikhawatirkan kurangnya stabilitas yang akan menggoyahkan hubungan dalam sebuah keluarga.Dan akan adanya konsekuensi yang diterima yang terbuka dari masyarakat yang disebut fungsi manifest.Lalu akan timbulnya Perspektif Konflik.Dimana ada hal yang menimbulkan konflik dan ketegangan diantaranya karna adanya persaingan kelompok.Ini akan menimbulkan ketegangan dalam keluarga dan dapat menghancurkan hubungan sebuah keluarga.Hal ini hampir sama dengan perspektif sebelumnya.
Saya adalah termasuk orang yang tercipta dalam cinta beda agama.Namun,emang akhirnya yang satu mengikuti yang lain.Hal baik memang karna dapat dikontrol bagaimana sosialisnya.Namun,ini hanyalah kelompok minoritas.Hal ini kadang sulit untuk dibicarakan dikalangan umum mungkin karna akan underestimate dari masyarakat yang berlanjutan.Ini memang wajar.Bagi saya memilih untuk menikah dengan perbedaan agama,terkadang kau memang lebih memilih cintamu dibanding logikamu.Ini memang wajar..

Dalam Filsafat Manusia,kita harus melihat hal ini secara Intuitif.Dimana pengetahuan menangkap atau memahami secara langsung benda atau situasi dalam salah satu aspeknya, keseluruhan dalam satu bagian, sebab dalam akibat keseluruhan dalam satu bagian, sebab dalam akibat, konsekuensi dalam prinsip, dan sebagainya.Mengapa?Karna akan adanya sebab dalam akibat dan konsekuensi dalam prinsip.Konsekuensi dalam prinsip misalnya,suatu saat tidak menutup kemungkinan salah satu dari pasangan itu akan mengikuti agama pasangan ia.Ini akan ada pergoyangan prinsipnya,dimana imannya akan goyang karna cinta.Prinsipnya dapat berubah dan menimbulkan sebab dalam akibat.Bisa saja,dalam suatu agama apabila berpindah keagama lain,maka ia adalah musyrik atau apapun,namun bagi mereka ini hal suci dan tidak dapat berbohong saat mereka berpindah agama.Ia akan memahami secara langsung mengenai prinsip ini dan ia pun melakukan secara sadar.
Kemudian akan adanya Intelegensi,dimana hal itu adalah kegiatan dari suatu organisme dalam menyesuaikan diri dengan situasi-situasi, dengan menggunakan kombinasi fungsi-fungsi seperti persepsi, ingatan, konseptual, abstraksi, imajinasi, atensi, konsentrasi.Ia perlu melakukan penyesuaian diri dengan situasi baru dengan kehidupan beragamanya.Ia mulai menaruh perhatian terhadap hal baru baginya dan tentu hal ini harus memiliki konsentrasi penuh karna ini hal suci dan ini prinsip hidup seseorang.Cinta adalah afeksifitas positif.Memang hal ini merupakan hal dasar yang penting dalam berkomitmen seperti ini.
Tapi dibalik itu semua,adanya kebebasan.Kita bebas memeluk agama yang mana saja karna keragamannya.Mungkin hal ini adalah penentang,tantangan atau apapun.Namun kita memiliki kebebasan dalam menyuarakan pendapat kita tentang apapun.Karna kita bebas memilih..

Disadut dari website BinusMaya pada tanggal 11 Juni,2014

Senin, 21 April 2014

Pandangan mahasiswa mengenai kesehatan dan keternagakerjaan serta keluarga

Tugas ini bertujuan untuk mengetahui pandangan narasumber berdasarkan tema yang dipertanyakan,seperti keluarga,kesehatan,dan keternagakerjaan dalam keterkaitannya satu sama lain.Walau belum signifikan dan belum dapat memuaskan hasilnya,namun dikemudian hari akan diperbaiki isinya.
Pertanyaan pertanyaan dalam wawancara ini meliputi :

Kesehatan & Ketenagakerjaan
1.Apa masalah kesehatan di lingkungan masyarakat dan apa penyebabnya?
2.Apa menurut anda BPJS Kesehatan telah efektif untuk pekerja kecil?
3.Siapakah sosok yang dapat menyelesaikan masalah ini?

Keluarga
4.Apa penyebab runtuhnya rumah tangga?
5.Apakah perceraian memberikan dampak psikologis pada setiap anggota keluarganya?

Nadhifa

-Nadhifa,Psikologi,18th
1.Masalah herediter(keturunan) dan masalah gaya hidup,seperti kita tahu masyarakat modern itu seperti ketergantungan junk food pada umumnya yang sebenarnya tidak sehat
2.Belum,sosialisasi kurang efektif karna orang kalangan bawah belum mengerti sepenuhnya
3.Jokowi
4.Umumnya karna beda agama atau keyakinan dan keuangan
5.Iya jelas berpengaruh karna adanya konflik keluarga


Dwi

-Dwi,Sistem Informasi,23th
1.Kesehatan dalam urusan gizi,karna kurangnya pendidikan untuk mengerti gizi yang baik bagi kesehatan dan kurangnya pendapatan suatu keluarga
2.Tidak mengetahui
3.Tidak tahu
4.Banyak,contohnya pindah agama
5.Tentu

Christanto

-Christianto,Arsitektur,19th
1.Masalah kesehatan akibat merokok dan kurangnya kesehatan seseorang
2.Sudah,karna bisa ke cover walau belum merata
3.Tidak tahu
4.Mungkin karna berbeda pendapat
5.Tentu,karna suatu keluarga itu sudah tak utuh lagi



Lokasi Wawancara : Binus University
Hari dan tanggal  : 21 April 2014
Mohon saran dan komentarnya mengenai tulisan ini agar perbaikannya dikemudian hari dapat menjadi lebih baik lagi.

Narasumber :

1. Karimah,Nadhifa.Personal Interview. 21 April 2014.
2.Dwi.Personal Interview. 21 April 2014.
3.Christanto.Personal Interview. 21 April 2014.

Jumat, 04 April 2014

Penulisan Daftar Pustaka

 Cara penulisan daftar pustaka dari internet untuk karya tulis ilmiah sebenarnya hampir sama dengan cara penulisan yang berasal dari sumber cetak seperti buku, majalah, jurnal, dan sebagainya. Sedikit yang membedakan adalah sumber dari situs atau blog bersifat dinamis, artinya bisa saja artikel telah mengalami perubahan atau bisa jadi situs telah dihapus dari internet.
Daftar pustaka (bibliography) di sebuah karya tulis ilmiah sangatlah penting sebagai syarat kelengkapan karya tulis. Keberadaan Daftar Pustaka merupakan daftar bacaan yang digunakan penulis untuk memperkaya tulisan yang disusun berdasarkan alfabetis. Beberapa pendapat mengatakan daftar pustaka (bibliography) berbeda dengan daftar rujukan (references).
Untuk cara penulisan daftar pustaka dari internet belum memiliki standar penulisan yang baku, namun setidaknya kejelasan penulisan sumber dari internet dapat dipertanggungjawabkan dengan mencantumkan: Nama penulis, Waktu (tanggal, bulan, tahun) penerbitan/posting, Judul artikel, URL artikel lengkap, dan waktu akses dilakukan..Selain dari internet akan ada sumber sumber lainnya seperti wawancara ataupun materi seminar dll.

Daftar Pustaka dari :

Buku dengan Satu Pengarang atau Editor
  • Bell, Stewart. The Martyr’s Oath: The Apprenticeship of a Homegrown Terrorist.Mississauga, ON: Wiley, 2005.
  • Biale, David, ed. Cultures of the Jews: A New History. New York: Schocken, 2002.
  • Bowker, Michael. Fatal Deception: The Untold Story of Asbestos: Why It Is Still Legal and Still Killing Us. N.p.: Rodale, 2003.
  • Rowling, J.K. Harry Potter and the Chamber of Secrets. New York: Scholastic, 1999.
  • ————-. Harry Potter and the Prisoner of Azkaban. Thorndike, ME: Thorndike, 2000.
Buku dengan Dua Pengarang atau Editor
  • Bohlman, Herbert M., and Mary Jane Dundas. The Legal, Ethical and International Environment of Business. 5th ed. Cincinnati, OH: West, 2002.
  • Bolman, Lee G., and Terrence E. Deal. Leading with Soul: An Uncommon Journey of Spirit. Rev. ed. San Francisco: Jossey-Bass, 2001.
  • Calvesi, Maurizio, and Lorenzo Canova, eds. Rejoice! 700 Years of Art for the Papal Jubilee. New York: Rizzoli, 1999.
  • Cohen, Andrew, and J.L. Granatstein, eds. Trudeau’s Shadow: The Life and Legacy of Pierre Elliott Trudeau. Toronto: Random, 1998.
Buku dengan Tiga Pengarang atau Editor
  • Clancy, Tom, Carl Stiner, and Tony Koltz. Shadow Warriors: Inside the Special Forces. New York: Putnam, 2002.
  • Hewitt, Les, Andrew Hewitt, and Luc d’Abadie. The Power of Focus for College Students. Deerfield Beach, FL: Health Communications, 2005.
  • Larsson, Mans O., Alexander Z. Speier, and Jennifer R. Weiss, eds. Let’s Go: Germany 1998. New York: St. Martin’s, 1998.
  • Palmer, R.R., Joel Colton, and Lloyd Kramer. A History of the Modern World: To 1815. 9th ed. New York: Knopf, 2002.
Buku dengan Pengarang Lebih dari Tiga
  • Nelson, Miriam E., Kristin R. Baker, Ronenn Roubenoff, and Lawrence Lindner. Strong Women and Men Beat Arthritis. New York: Perigee, 2003.
  • Nelson, Miriam E., et al. Strong Women and Men Beat Arthritis. New York: Perigee, 2003.
  • Hogan, David J., et al., eds. The Holocaust Chronicle: A History in Words and Pictures. Lincolnwood, IL: International, 2000.
  • Pound, Richard W., Richard Dionne, Jay Myers, and James Musson, eds. Canadian Facts and Dates. 3rd ed. Markham, ON: Fitzhenry, 2005.
Buku tanpa Pengarang
  • Maclean’s Canada’s Century: An Illustrated History of the People and Events That Shaped Our Identity. Toronto: Key, 1999.
  • Microsoft PowerPoint Version 2002 Step by Step. Redmond, WA: Perspection, 2001. The Movie Book. London: Phaidon, 1999.
  • With Scott to the Pole: The Terra Nova Expedition 1910-1913. Photographs of Herbert Ponting. New York: BCL, 2004.
Buku tanpa Pengarang dan Diterjemahkan Orang Lain
  • Muller, Melissa. Anne Frank: The Biography. Trans. Rita and Robert Kimber. New York: Metropolitan, 1998.
Contoh Daftar Pustaka – Kutipan Dari Internet
  • Gearan, Anne. “Justice Dept: Gun Rights Protected.” Washington Post. 8 May 2002. SIRS. Iona Catholic Secondary School, Mississauga, ON. 23 Apr. 2004 <http://www.sirs.com>.
  • Duiker, William J. “Ho Chi Minh.” Encarta Online Encyclopedia. 2005. Microsoft. 10 Oct. 2005. <http://encarta.msn.com/encyclopedia_761558397/Ho_Chi_Minh.html>.
  • “Ho Chi Minh.” Encyclopædia Britannica. 2005. Encyclopædia Britannica Premium Service. 9 Oct. 2005 <http://www.britannica.com/eb/article-9040629>.
Contoh Daftar Pustaka – Kutipan Dari Wawancara
  • Blair, Tony. Interview. Prime Minister’s Office. 31 May 2003. 13 Apr. 2006 <http://www.pm.gov.uk/output/Page3797.asp>.
  • Chirac, Jacques. Interview. Time 16 Feb. 2003. 10 Oct. 2005 <http://www.time.com/time/europe/magazine/2003/0224/cover/interview.html>.
  • Longin, Hellmut. Telephone interview. 3 May 2006.
  • Neilsen, Jerry. E-mail interview. 28 Apr. 2006.
  • Wyse, Randall. Personal interview. 24 July 2005.
Contoh Daftar Pustaka – Kutipan Dari Artikel
  • Nielsen, Laura Beth. “Subtle, Pervasive, Harmful: Racist and Sexist Remarks in  Public as Hate Speech.” Journal of Social Issues 58.2 (2002): 265.
  • Dareini, Ali Akbar. “Iranian President Defends Country’s Nuclear Ambitions.” Buffalo News 15 Jan. 2006: A6.
  • Hewitt, Ben. “Quick Fixes for Everyday Disasters.” Popular Mechanics Nov. 2004: 83-88. Johnson, Linda A. “Fight Flu with Good, Old Advice from Mom.” Buffalo News 10 Oct. 2004: A1-2.
  • Mather, Victoria. “In Tiger Country.” Photos by James Merrell. Town & Country Travel Fall 2004: 102-111.
Contoh Daftar Pustaka – Kutipan Dari Seminar
  • Bentliff, G. and O’Donovan, T. Diffusion artefacts of scanning tunnelling electron microscopy. Fifth International Workshop of Electron Microscopic Techniques. Humbolt, Canada, 1998.
  • Garling, H., Garling, 0. and Slattery Z. Disposal of the products of fermentation. Second European Conference on Catabolytes. Rogera, Spain, 1997.
Contoh Daftar Pustaka – Kutipan Dari DVD, CD, Program Komputer
  • A Place in the Sun. Dir. George Stevens. 1951. DVD. Paramount, 2001.
  • Encarta 2004 Reference Library. CD-ROM. Microsoft, 2003.
  • Encarta 2004 Reference Library Win32. Educ. ed. DVD. Microsoft, 2003.
  • LeBlanc, Susan, and Cameron MacKeen. “Racism and the Landfill.” Chronicle-Herald 7 Mar. 1992: B1. CD-ROM. SIRS 1993 Ethnic Groups. Vol. 4. Art. 42.
  • Links 2003: Championship Courses. CD-ROM. Microsoft Game Studios, 2002.
  • ThinkPad ACP Patch for ThinkPad 600, 770, and 770E. Diskette. Vers. 1.0. IBM, 1998.
Contoh Daftar Pustaka – Kutipan Dari  Film
  • Charlie and the Chocolate Factory. Dir. Tim Burton. Based on book by Roald Dahl. Perf. Johnny Depp. Warner, 2005.
  • Depp, Johnny, perf. Charlie and the Chocolate Factory. Dir. Tim Burton. Based on book by Roald Dahl. Warner, 2005.
  • Burton, Tim, dir. Charlie and the Chocolate Factory. Based on book by Roald Dahl. Perf. Johnny Depp. Warner, 2005.
  • Titanic. Dir., writ., prod., ed. James Cameron. Prod. Jon Landau. Twentieth Century Fox and Paramount, 1997
Gaya penulisan APA (American Psychological Association)
  • Lentera Kecil. (2012, 17 Juni). Keterampilan Menulis Paragraf . Diperoleh 19 Juni 2012, dari http://lenterakecil.com/keterampilan-menulis-paragraf/
Gaya penulisan MLA (Modern Language Association)
  • Keterampilan Menulis Paragraf.” Lentera Kecil. 17 Juni 2012. Web. 19 Juni 2012. <http://lenterakecil.com/keterampilan-menulis-paragraf/>
Gaya penulisan MHRA (Modern Humanities Research Association)
  • Lentera Kecil, ‘Keterampilan Menulis Paragraf ‘, Lentera informasi pendidikan dan pengetahuan Indonesia, 17 Juni 2012,  <http://lenterakecil.com/keterampilan-menulis-paragraf/> [diakses 19 Juni 2012]
Gaya penulisan Chicago
  • Lentera Kecil, “Keterampilan Menulis Paragraf,” Lentera informasi pendidikan dan pengetahuan Indonesia, http://lenterakecil.com/keterampilan-menulis-paragraf (diakses 19 Juni 2012).
Gaya penulisan CBE / CSE (Council of Science Editors)
  • Lentera Kecil. Keterampilan Menulis Paragraf  [Internet]. Lentera informasi pendidikan dan pengetahuan Indonesia, 17 Juni 2012, 10:55 UTC [dikutip 19 Juni 2012]. Tersedia dari: http://lenterakecil.com/keterampilan-menulis-paragraf.
Contoh gaya lain penulisan daftar pustaka dari internet:
  • Hermans, B., 2000, Desperately Seeking: Helping Hands and Human Touch, [online], (http://www.hermans.org/agents2/ch3_1_2.htm, diakses tanggal 25 Juli 2008 )
  • Lenterak, 2012, Keterampilan Menulis Paragraf, [pdf], (http://lentera.staff.um.ac.id/metopen/ Keterampilan Menulis Paragraf.pdf, diakses tanggal 19 Juni 2012 )
Kutipan yang diunduh melalui FTP
  • Kecil, Lentera. “Keterampilan Menulis Paragraf.” FTP lenterakecil.com/pug cccc95/lenterakecil (diakses tanggal 19 Juni 2012)
Kutipan dari Email
  • Kecil, Lentera. “Keterampilan Menulis Paragraf.” weblenterakecil@yahoo.com (diakses tanggal 22 Juni 2012)
Keterangan: 
Warna merah = Nama penulis/kontributor/Author.  
Warna hijau = Judul/nama situs
Jika nama atau waktu penerbitan tidak diketahui biasanya diganti dengan “____” Yang penting Judul artikel, URL (alamat artikel lengkap bukan homepage) serta waktu akses harus disebutkan. Jika perlu dapat menghubungi pemilik situs untuk meminta keterangan lebih jelas.

Inilah cara cara penulisan daftar pustaka yang baik dan benar.

Diintisarikan dari berbagai sumber.

Sumber :
  • Utorodewo, Felicia N. Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah. Jakarta: Universitas Indonesia, 2007. (Dipakai di lingkungan UI)
  • Sophia, S., 2002, Petunjuk Sitasi Serta Cantuman daftar Pustaka Bahan Pustaka Online, Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, Departemen Pertanian, Bogor
  • Lentera Kecil (2013,1 November).Penulisan Daftar Pustaka dari Internet.Diperoleh 4 April 2014,dari http://lenterakecil.com/penulisan-daftar-pustaka-dari-internet/
  • Pustaka Sekolah.Contoh Daftar Pustaka.Diperoleh 4 April 2014, dari http://www.pustakasekolah.com/contoh-daftar-pustaka.html#ixzz2xw4p0mYx

Sabtu, 29 Maret 2014

HEAR IT !


Beberapa lagu yang enak banget buat didengerin minggu ini yang bisa bisa merubah mood dari satu ke yang lain.Kalau ada saran lagu boleh di share lewat comment lagunya apa penyanyinya siapa.Monggooooo..... :)


  • Enak didengerin buat santai sambil baca buku atau belajar.Lagu dari Mozart,Beethoven,Chopin,Bach,Debussy,Schubert,Liszt,Schumman
     
  • Yang ini enak kalo lagi marah,tapi stay positive! Dengerin sambil nyanyi baca liriknya.Ini judulnya Breakaway dari Kelly Clarkson
 

  • Yang ini juga enak banget.. Lagu dari One Republic judulnya Counting Stars ada satu kata yang menurut saya bagus.. " I feel something so right by doing the wrong thing and I feel something so wrong by doing the right thing" kadang hidup emang gini.. 
  • Yang ini enak buat didengerin buat yang galau beneran suka sama gebetan atau ngga.. Crush dari David Archulleta juga enak dinikmati semua sih baik yang galau atau ngga sebenarnya..














Jumat, 28 Maret 2014

Gladiator sebagai permainan zaman Romawi



Gladiator pada zaman Romawi kuno
Gladiator sebagai permainan yang terkenal pada zaman kekaisaran Romawi kuno.Dimana perainan ini dapat membunuh para pemainnya.Gladiator sendiri adalah petarung profesional di Romawi Kuno yang berpartisipasi dalam pertarungan untuk tujuan hiburan umum.Hiburan ini dipentaskan di Colloseum.Dimana ribuan orang mnonton permainan keras ini sebagai hiburan.Umumnya gladiator merupakan orang orang yang dilatih khusus untuk menjadi gladiator ataupun orang orang bebas yang ingin menjadi gladiator.Mereka tidak diajarkan untuk saling membunuh tetapi mereka diajarkan untuk bertarung dan memiliki harga diri .Gladiator tidak mengenal gender,lelaki ataupun wanita dapat bertarung,walaupun lelaki lebih mendominasi dalam hal ini


Dalamwaktu cepat pertarungan Gladiator menjadi tontonan wajib.Bukti sejarah menunjukkan bahwa awal pertarungan gladiator dimulai sekitar abad ke-3 SM.
Pada abad ke-2 M, pertandingan gladiator telah menjadi peristiwa besar di Roma dengan berbagai acara juga diadakan untuk menarik perhatian penonton.
Colosseum di Roma
Namun sayang,hal ini berakhir saat abad ke 4M gladiator mulai lenyap dari budaya Romawi.Pada umumnya,gladiator yang selamat dari pertumpahan darah pada pertarungan itu mendapat banyak keuntungan.Apabila ia seorang budak,ia mendapatkan kebebasannya.Atau apabila ia menarik bagi siapa yang melihatnya saat ia bertarung,ia dapat menjadi pengawal kaisar.





Film Gladiator

 Sudah banyak kisah gladiator yang difilmkan.Salah satucontohnya adalah film Gladiator arahan Ridley Scott yang terkenal pada tahun 2000an.Dimana film ini merupakan film bertema gladiator tersukses yang pernah dibuat karena menyabet 73 penghargaan internasional dengan Russell Crowe sebagai bintang utamanya.Dimana film ini mengisahkan tentang seorang gladiator dan hal lainnya dibelakangnya.Dimana akhirannya ia mati dan lawannya pun mati.Film ini mengungkap sisi lain dari gladiator terlihat dari pertandingan yang disungguhkan di film ini.Maka tidak heran film ini pernah menjadi film terbaik dan memenangkan banyak penghargaan.





Disarikan dari berbagai sumber.

Sumber :

1.Wikipedia.Gladiator(Film).Diperoleh 28 Maret 2014, dari  http://en.wikipedia.org/wiki/Gladiator_%282000_film%29
 2.National Geographic Indonesia (2014,26 Februari).Para Gladiator adalah Budak Kekaisaran Romawi Kuno . Diperoleh 28 Maret 2014, dari http://nationalgeographic.co.id/berita/2014/02/para-gladiator-adalah-budak-kekaisaran-romawi-kuno 
3.Amazine.Apa itu Gladiator? Fakta, Sejarah & Informasi Lainnya . Diperoleh 28 Maret 2014,dari http://www.amazine.co/25269/apa-itu-gladiator-fakta-sejarah-informasi-lainnya/


Kamis, 27 Maret 2014

Hubungan antara Seni dan Agama



Seni,sebagai salah satu kebutuhan manusia saat ini
             Seni dan agama adalah dua hal yang berbeda namun memiliki keterkaitan walau dimana terkadang bertolak belakang satu sama lainnya.Kita semua tahu apa arti dari seni dan agama walau dalam banyak pandangan berbeda didalamnya.salah satu contoh mengenai agama dimana agama dimaknai sebagai  mengikuti, mentaati, kepasrahan dan ganjaran. Dan secara terminologis berarti "sekumpulan keyakinan, akhlak dan aturan," yang bertujuan untuk mengatur urusan masyarakat dan membina manusia.Sebagaimana kita tahu bahwa manusia memiliki banyak kebutuhan dalam hidupnya,salah satunya adalah seni.Seni sendiri merupakan intisari ekspresi dari kreativitas manusia. Seni juga dapat diartikan dengan sesuatu yang diciptakan manusia yang mengandung unsur keindahan.
Notre Dame di Paris,gereja yang kental dengan unsur seninya
            Dalam keagamaan kita dapat melihat seni.Seperti adanya gereja yang terdapat patung patung disekitarnya seperti Notre Dame sebagai unsur seni sebuah gereja di Paris tersebut.Ataupun corak ukiran di dinding dinding Mesjid tempat umat Islam beribadah.Selain di sisi keindahan bangunan ada pula dalam bidang seni yang lain yaitu musik.Banyaknya lagu lagu mengenai keagamaan pada zaman ini.Tidak hanya itu,adapula puisi puisi mengenai keagamaan.
Bukan hanya agama yang mengusung seni,namun seni pun dapat mengusung agama sebagaimana seperti dalam tarian saman Aceh yang nyanyiannya unsur keagamaan.Dan banyak daerah daerah lain yang mengusung agama dalam keseniannya ataupun tariannya.


Salah satu contoh gambar manusia yang tidaklah sempurna
     Namun,keduanya tidak selamanya dapat bersatu.Dimana,dalam agama Islam adanya dilema mengenai seni lukis atau lebih dikenal menggambar.Adanya riwayat yang melarang menggambar makhluk hidup dalam bentuk 2 dimensi atau 3 dimensi.Namun kita tahu banyak orang yang berkecimpung dalam dunia seni bagian ini.Ada yang menjadi pelukis atau hanya sekedar suka menggambar saja.Tentunya memiliki dilema sendiri dimana seseorang yang menganut agama tersebut namun juga menyukai apa yang sebenarnya tidak diperbolehkan oleh agamanya,dimana kita tau kita harus menjauhi diri dari apa yang dilarang agama kita.Saya juga merasakannya,dimana  saya sangat suka sekali menggambar baik mendesain rumah,pakaian ataupun orang.Mungkin rumah dan pakaian masih bisa ditolerir namun bagaimana dengan gambar manusia? Ternyata masih bisa ditolerir asalkan tidak sempurna menggambar keseluruhannya dan dalam tujuan edukasi.Apabila masih memiliki masalah kita dapat beralih kepada ilustrasi tulisan atau hal lain yang tetap dalam unsur seni menggambar.Apalagi itu telah menjadi passion kita.
           Saya pikir cukup ulasannya sampai disini.Semoga menyukai blog ini dan mohon komentarnya untuk memajukan blog ini :)

Diintisarikan dari berbagai sumber.

Sumber :
1.Dani Siregar.Dilema Hukum Menggambar Makhluk Hidup (Termasuk Manga) . Diperoleh 27 Maret 2014,dari http://www.danisiregar.com/2013/06/hukum-menggambar-makhluk-hidup-kartun-manga-islam.html
2.Islam Quest(2009,3 Juli). Apa hubungan antara agama dan kebudayaan.Diperoleh 27 Maret 2014,dari http://www.islamquest.net/id/archive/question/fa2382
 3.Wikipedia.Seni.Diperoleh 27 Maret 2014, dari http://id.wikipedia.org/wiki/Seni

Kamis, 13 Maret 2014

Bagaimana Seluruh Manusia Dengan Banyaknya Perbedaan Dapat Mengerti Satu Sama Lainnya?

_________________________________________________

 bahasa sebagai alat komunikasi
Karena manusia menggunakan bahasa.
Bahasa digunakan untuk merepresentasikan apa yang kita ingin sampaikan saat berkomunikasi dengan orang lain.Sebagaimana bahasa dapat menyatukan orang orang dengan adat,etnis,dan perbedaan lainnya dapat mengerti apa yang diutarakan oleh orang lain yang berbeda ataupun sama dengan mereka.Setiap adat dan etnis tentunya memiliki perbedaan bahasa dalam kehidupan mereka.Bahasa telah digunakan sejak dulu untuk berkomunikasi,walaupun itu hanya bahasa tubuh.Bahasa tidak harus diucapkan atau verbal karna bahasa juga dapat diutarakan dengan cara lain,yaitu dengan cara nonverbal.
bahasa isyarat sebagai bahasa non verbal
    Menurut Plato sendiri bahasa adalah "pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut".Jadi,bahasa adalah pernyataan pikiran seseorang melalui mulut atau lebih tepatnya sebagai ucapan.Tidak hanya melalui ucapan,bahasa dapat disampaikan dengan cara non verbal yang bisa kita gunakan melalui bahasa isyarat dengan tangan.Bahasa memiliki karakteristik yang dinamis dan beragam dimana dikatakan dinamis karena bahasa itu tidak lepas dari berbagai kemungkinan perubahan yang seiringnya waktu dan perubahan zaman dapat terjadi. Perubahan itu dapat terjadi karena apa saja misalnya fonologis, morfologis, sintaksis, semantic dan leksikon. Seiring berjalannya waktu mungkin saja terdapat kosakata baru yang muncul, tetapi juga ada kosakata lama yang tenggelam, tidak digunakan lagi.Seperti sekarang dimana banyaknya kosakata baru yang bermunculan pada zaman modern ini,istilahnya "bahasa gaul" pada zaman sekarang yang umumnya digunakan kalangan muda.Dikatakan beragam karna kita tidak mengenal hanya satu bahasa,banyak bahasa didunia ini.
    Indonesia terdiri dari ratusan bahasa yang terdiri dari banyaknya suku adat yang memiliki bahasanya masing masing.Dan memang tidak semua orang dapat menggunakan seluruh bahasa dalam kehidupan mereka sehari hari.Contohnya,orang padang belum tentu bisa bahasa sunda dan sebaliknya.Maka dari itu baik orang padang ataupun orang sunda akan menggunakan bahasa universal yang negara ini gunakan,yaitu bahasa Indonesia sehingga komunikasi berjalan lancar sesuai yang mereka harapkan.Sebagaimana yang terjadi juga dengan negara negara yang ada.Setiap negara negara memiliki bahasa yang berbeda beda.Saat keduanya terlibat dalam berbagai hal misalnya perdebatan politik ataupun hal lainnya,tidak mungkin mereka menggunakan bahasa negara mereka,karena belum tentu negara yang satu dengan yang lain mengerti apa yang dibicarakan oleh si pembicara asing.Maka mereka menggunakan bahasa Inggris.Dapat kita ketahui bahwa bahasa Inggris adalah bahasa universal di dunia karena Amerika adalah negara adidaya.Pada zaman ini telah banyak sekolah ataupun lembaga institusi mempelajari bahasa Inggris,dikarenakan akan memudahkan percakapan dengan orang asing yang kita jumpai suatu saat nanti untuk menghindarkan kesulitan atau missunderstanding saat berkomunikasi selain bertujuan memperkaya ilmu kita.

Bahasa Prancis sebagai salah satu contoh beragam bahasa
Walau diucapkan dalam berbagai bahasa yang berbeda,umumnya artian bahasa itu sendiri adalah sama.Misalnya dalam bahasa Indonesia memperkenalkan diri adalah sebagai berikut "Nama saya Tiara",dalam bahasa Prancis dapat dikatakan "Je m'appelle Tiara" dalam bahasa Inggris, "My name is Tiara" ,dalam bahasa mandarin "Wo jiao Tiara" dan sebagainya.Pengucapannya memang berbeda,tapi memiliki artian yang sama,sama sama memberikan artian yang sama yaitu mengenalkan diri.

Selain bahasa yang dapat diutarakan melalui ucapan adapula kata kata yang diutarakan melalui tulisan,simbol,gerakan tubuh dan sebagainya yang kita kenal dengan bahasa nonverbal.Bahasa ini sering digunakan apabila kita tidak dapat mengutarakan kata kata melalui ucapan.Karena cakupan bahasa itu luas,dapat digunakan siapa saja baik manusia ataupun hewan,baik verbal atau nonverbal.
Bahasa bukan hanya berupa apa yang diucapkan bahasa juga dapat berupa simbol simbol.Seperti simbol huruf (contoh : A,B,C,D dan seterusnya) lalu ada simbol simbol seperti bahasa mandarin ataupun bahasa lain yang sejenis yang menggunakan simbol gambar sebagai bahasa mereka.

Hubungan antara bahasa dan budaya
Bahasa jelas berkaitan dengan budaya.Dengan mempelajari bahasa suatu budaya tertentu maka akan mempelajari budaya itu sendiri secara tidak langsung.Misalkan,kita mempelajari bahasa Arab.Maka kita akan menemukan perbudayaan yang berbeda dengan yang terjadi di Arab dan juga Indonesia.Contohnya seperti itu.
Dalam kehidupan nyata saya juga merasakan adanya kaitan budaya dengan bahasa,dimana saya masih ada keturunan orang chinnese.Saat imlek tiba saya mengunjungi keluarga saya yang saya temui setiap setahun sekali yaitu orang orang chinnese ini.Mereka menggunakan bahasa mandarin yang sayapun terkadang ngga mengerti apa maksudnya,tetapi untungnya mereka juga bisa berbahasa Indonesia.Tetapi,saat ingin meminta sesuatu atau apapun yang saya inginkan terkadang saya harus menunjuk hal hal yang berkaitan dengan yang saya inginkan ataupun mempraktekkannya.Ataupun saya lupa akan nama mereka,saya mempraktekkan yang menjadi ciri khas mereka.Intinya bahasa baik verbal ataupun nonverbal memudahkan saya dalam berkomunikasi.Namun, bahasa pun dapat punah seperti halnya dengan budaya apabila tidak dilestarikan atau sudah mulai sedikit yang menggunakannya dalam kehidupan sehari hari.
Jadi,jelas bahasa berkaitan dengan suatu budaya karena bahasa juga menggambarkan budaya budaya tersebut.


Diintisarikan dari berbagai sumber.

Sumber :
1.Carapedia. Pengertian dan Definisi Bahasa Menurut Para Ahli . Diperoleh 28 Maret 2014, dari http://carapedia.com/pengertian_definisi_bahasa_menurut_para_ahli_info494.html
2.Tommy Al Ghazali(2011,7 Mei).Pengertian Bahasa, Karakteristik Bahasa dan Fungsi Bahasa . Diperoleh 28 Maret 2014,dari http://dibustom.wordpress.com/2011/05/07/pengertian-bahasa-karakteristik-bahasa-dan-fungsi-bahasa-kajian-sosiolinguistik/